1.
Transitive
verb(kata kerja transitif)
Transitive verb adalah kata kerja yang
memerlukan objek untuk melengkapi pengertiannya. Dengan kata lain, kata kerja
ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa noun(kata benda) atau pronoun(kata ganti)
sebagai objek.
Contoh;
She made a cake.
= dia membuat roti.
Kata made(membuat) tidak
dapat berdiri sendiri dan tidak memiliki arti dalam kalimat jika tidak di
tambah dengan kata a cake(roti).
I have bought a book.
=saya telah membeli sebuah buku.
Kata bought (membeli) tidak
akan mempuyai pengertian jika tidak ditambah
Dengan dengan obyek a book (sebuah buku).
Pada umumnya kata kerja
transif hanya memiliki satu buah obyek saja. Obyek tersebut dapat berupa:
a.
Noun (kata benda)
Contoh:
I have bought a car.
=saya telah membeli sebuah mobil.
b.
Pronoun (kata
ganti)
Contoh:
I will see it.
=saya akan melihatnya.
c.
Infinitives (kata kerjadasar)
Contoh:
I want to swim.
=saya ingin berenang.
d.
Gerund (kata kerja yang dibendakan)
Contoh:
He likes climbing.
= dia suka mendaki
e.
Phrases (frasa)
Contoh:
They don’t know how
to make it go.
=mereka tidak tahu bagaimana membuatnya berjalan.
f.
Clause
(klausa)
Contoh:
I don’t know what you wants.
=saya tidak tahu apa yang kamu inginkan.
Tetapi ada beberapa kata kerja transitif yang memiliki dua buah obyek (double object).Yang satu
pada umumnyamerupakan nama benda tertentu, sedangkan yang lain merupakan orang
atau hewan tertentu.
hewan yang disebutkan dinamakan Indirect Object ( obyek tak
langsung).
Contoh:
I brought her a book.
=saya membawakan sebuah buku untuknya.
a book = Direct Object
her =Indirect
Object
Yang perlu diketahui bahwa indirect object selalu terletak sebelum atau didepan Direct Object.
menggunakan kata depan (preposition) to dan for.
Contoh:
I made a kite for him.
= saya membuat sebuah layang-layang untuknya.
a kite =Direct Object
him =Indirect
Object
2.
Intransitive
verb (kata kerja intransitive)
Intransitive verb adalah kata kerja yang tidak
memerlukan obyek (karna memiliki pengertian yang lengkap) dan kata kerjanya
selalu berbentuk kata kerja aktif.
Misalnya:
Bark (menggonggong); fall
(jatuh);go (pergi);laugh (tertawa);become (menjadi); cry (menangis); stand
(berdiri);taste (merasakan);turn (kembali);sit (duduk); sleep (tidur);walk
(berjalan) dan lain-lain.
Contoh:
She is crying
=dia sedang menangis
It is very healthy to walk in
the morning
=sangat sehat berjalan-jalan di
pagi hari.
In the morning bukan merupakan obyek, tetapi
keterangan waktu.
Tetapi ada beberapa kata
kerja transitif yang harus menggunakan obyek searti dengan kata itu sendiri.
Obyek searti tersebut dinamakan cognate
object atau obyek yang sama asalnya, sifatnya atau artinya.
Cognate object mempunyai 5
(lima) bentuk yang berbeda, yaitu:
1.
Cognate yang
di bentuk dari kata kerja.
Contoh:
·
He sleep a
sound sleep.
= dia tidur dengan nyenyak.
·
He laughed a
hard laugh.
=Dia tertawa dengan terbahak bahak.
2.
Kata sifat
yang memberi sifat pada cognate object
Contoh:
·
He tried his
hardest.
=dia mencoba kegigihannya
3.
Cognate
object yang searti dengan dengan kata kerja.
Contoh:
·
He walked a
long way.
=dia berjalan-jalan jauh.
4.
Cognate
object yang di lukiskan dari kata kerja.
Contoh:
·
He playd the
fool.
=dia bermain gila-gilaan.
5.
Cognate
object yang dinyatakan dengan it.
Contoh:
·
We must do
it,before he came.
=kita harus mengerjakannya, sebelum dia datang.
Transitive verb dapat di gunakan sebagai transitifve verb dengan dua persyaratan,yaitu
a.
Jika
digunakan untuk arti umum.
Contoh:
·
She is
cooking a rice. (transitif)
=dia sedang memasak nasi.
·
She cook in
the kitchen. (intransitif)
=dia memasak di dapur
b.
jika
transitive verb bertukar arti menjadi
intransitive verb.
Contoh:
·
They fly
kites. (transitif)
=mereka menerbangkan layang-layang.
·
the bird
flies in the air. (intransitif)
=burung
itu terbang di udara.
Terimakasih yaaa,, ngebantu banget artikelnya :)
AntwoordVee uit